Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

Selama Hendrajoni Memimpin Pesisir Selatan, Tidak Terdapat Penambahan Panjang Jalan Kabupaten

Gambar
Hendrajoni saat masih menjabat Bupati Pesisir Selatan. Foto: Facebook.   Padang, bandasapuluah.com - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan nomor urut satu, Hendrajoni-Hamdanus mengatakan untuk memajukan daerah harus mengerjakan seluruh infrastruktur, baik itu jalan maupun destinasi pariwisata. "Di samping itu, Sumber daya manusia kita latih ke depan. Disitu maka ada peluang Pesisir Selatan maju," ungkap Hendrajoni saat Debat Publik Putaran II Antar Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan di Studio Padang Tv, Jumat (27/11/2020). Panjang jalan kabupaten di tahun 2015 adalah 2333,18 km sedangkan diakhir 2019 angkanya juga sama. Hal itu diungkapkan Hendrajoni ketika mendapatkan pertanyaan terkait pendalaman visi, misi dan program kerjanya. "Salah satu misi Paslon 1 adalah meningkatkan kemandirian ekonomi daerah dengan meningkatkan produksi dan nilai tambah hasil Sumber daya alam. Realitanya keuangan daerah belumlah mandiri untuk melaksanakan s...

Terjadi Perdebatan Soal IPM di Debat Publik Putaran II, Lantas Apa Itu IPM?

Gambar
  Debat Publik Putaran II Antar Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Pesisir Selatan di Grahapena, Padang. Padang, Bandasapuluah.com - Ada hal yang menarik ketika debat publik putaran kedua antar pasangan calon bupati dan wakil bupati Pesisir Selatan. Terutama di segmen dua yang merupakan pendalaman visi, misi dan program terkait Sumber daya manusia. Saat itu, Pasangan Calon (Paslon) 01 mendapatkan pertanyaan tentang strategi yang akan dilakukan untuk mencapai target indeks pembangunan manusia (IPM) yang pada 2025 sebesar 78,6. "Berdasarkan data BPS, Indeks Pembangunan Manusia Pesisir Selatan pada tahun 2019 berada di peringkat 12 dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat dengan nilai 70,08 sedangkan target dalam RPJP Ke-4 78,6. Bagaimana strategi Paslon 01 mencapai target tersebut?" tanya moderator, Nashrian Bahzein. Nonton juga: Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh calon wakil bupati nomor urut satu, Hamdanus. Hamdanus menyebut upaya itu telah dilakukan oleh Hendrajon...

Hamdanus Singgung Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan untuk meningkatkan IPM, RA: Tidak Ada Hubungannya

Gambar
Debat Publik Putaran II Antar Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Pesisir Selatan Padang, bandasapuluah.com- Calon Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel) nomor urut 1, Hamdanus mengatakan Pemerintah Kabupaten Pessel kepemimpinan Hendrajoni telah berpacu membangun infrastruktur pendidikan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang selama ini rendah. Hal ini diungkapkan Hamdanus saat Debat Publik Putaran Kedua antar Pasangan calon bupati dan wakil bupati di Graha Pena, Padang pada Jumat (27/11/2020). Saat itu, Paslon yang mengusung tagline Hebat ini ditanya tentang strategi Paslon dalam meningkatkan IPM guna mencapai target IPM dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) ke-4 yang berada pada angka 78,6. Baca juga:   IPM Pessel 2 tahun terakhir: Menurun dan dibawah Rata-Rata Provinsi "Berdasarkan data BPS, Indeks Pembangunan Manusia Pesisir Selatan pada tahun 2019 berada di peringkat 12 dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat dengan nilai 70,08 sedangkan targe...

Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pessel Hanya 28,23 Persen

Gambar
Salah satu jalan berkondisi rusak. Terlihat jalan yang berlubang ditanami bunga. Foto: Harmidi   Painan, bandasapuluah.com - Jalan kabupaten yang berkondisi baik di Pesisir Selatan (Pessel) hanya 28,23 persen dari total 2.333,18 km. Pesisir Selatan dalam Angka 2020 mencatat jalan kabupaten pada tahun 2019 yang berkondisi baik 658,64 km, berkondisi sedang 258,34 km, berkondisi rusak 559,00 km dan berkondisi rusak berat 857,20 km. Baca juga:  Persentase Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pessel Tidak Mencapai Target. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertambahan jalan kabupaten yang berkondisi baik yang membentang dari kecamatan Koto XI Tarusan hingga ke Kecamatan Silaut hanya 8,46 km. Sedangkan targetnya adalah 23,33 km. Dimana pada tahun 2018, jalan kabupaten berkondisi sedang sepanjang 250,61 km, berkondisi rusak 548,23 km dan berkondisi rusak berat 884,16 km. Baca juga:   Penambahan Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pessel Hanya 8,46 Km Angka ini belum sesuai...

Persentase Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pessel Tidak Mencapai Target.

Gambar
Salah satu jalan berkondisi rusak di Pesisir Selatan. Foto: Harmidi Painan, bandasapuluah.com - Persentase Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pesisir Selatan (Pessel) yang ditargetkan pada tahun 2019 tidak kecapaian. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan Persentase Jalan Kabupaten Berkondisi Baik pada tahun 2019 sebesar 28,9 persen. Sedangkan Capaian sebesar 28,23 persen. Baca juga:   Penambahan Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pessel Hanya 8,46 Km Pesisir Selatan Dalam Angka 2020 mencatat panjang jalan kabupaten di Pessel adalah 2.333,18 km. Dirincikan; berkondisi baik 658,64 km, berkondisi sedang 258,34 km, berkondisi rusak 559,00 km dan berkondisi rusak berat 857,20 km. Capaian ini tidak jauh berbeda pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2018, target Pemkab Pessel dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 terkait Persentase Jalan Kabupaten Berkondisi Baik adalah 27.9 persen. Akan tetapi, capaiannya berada diangka 27,87 persen atau 650,18 km. B...

Penambahan Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pessel Hanya 8,46 Km

Gambar
Salah satu jalan berkondisi baik di Pesisir Selatan. Terlihat jalan yang berlubang ditanami bunga. Foto: Harmidi   Painan, bandasapuluah.com - Penambahan panjang jalan kabupaten berkondisi baik di Pesisir Selatan (Pessel) yang terbentang dari Kecamatan Koto XI Tarusan hingga Kecamatan Silaut hanya 8,46 km. Pesisir Selatan dalam Angka 2020 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat panjang jalan berkondisi baik di Pessel pada tahun 2019 adalah 658,64 km. Dimana penambahannya hanya 8,48 km dari 650,18 km di tahun sebelumnya. Baca juga:   Jalan Kabupaten Berkondisi Baik di Pessel Hanya 28,23 Persen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sendiri menargetkan penambahan panjang jalan berkondisi baik tiap tahun adalah 23,33 km atau satu persen tiap tahun. Sementara dengan penambahan sepanjang 8,46 km itu, maka didapatkan penambahan jalan berkondisi baik hanya 0,36 persen dari tahun 2018. Sementara itu, target Pemkab Pessel di tahun 2020 dalam Rencana Pembangunan Jangka...

Jalan Bayang-Alahan Panjang, Asli Sa'an: Itu Murni Program Irwan Prayitno

Gambar
H. Asli Sa'an, S.H mengatakan Jalan Bayang-Alahan Panjang murni program Irwan Prayitno Painan, bandasapuluah.com -Tokoh Masyarakat Bayang, Asli Sa'an menanggapi isu yang mengatakan jalan Bayang-Alahan Panjang mulus sejak pemerintahan Hendrajoni. Asli mengatakan jalan tersebut mulus hanya kebetulan Hendrajoni yang menjadi Bupati Pesisir Selatan. Akan tetapi yang memperjuangkan jalan tersebut adalah Irwan Prayitno selaku Gubernur Sumatera Barat. Video selengkapnya: "Jalan Bayang yang semulus sekarang ini, murni program Irwan Prayitno," terang Asli Sa'an. Diceritakan, Jalan Bayang-Alahan Panjang agar dimuluskan adalah permintaan masyarakat Bayang kepada Irwan Prayitno. Baca juga:  Program Pemkab Pessel Saat Ini: 'Program yang Lahir Tiba-tiba' Selaku Sumando Urang Pasisie, sebut Asli Sa'an, Irwan menyanggupi permintaan itu dihadapan masyarakat Bayang. Irwan berjanji akan memuluskan jalan tersebut sebelum habis masa jabatannya sebagai Gubernur Sumbar. ...

Program Pemkab Pessel Saat Ini: 'Program yang Lahir Tiba-tiba'

Gambar
  Pengerjaan Salah Satu Proyek Pembangunan di Pesisir Selatan Painan , bandasapuluah.com- Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Benny Jovial mengatakan program pemerintah Kabupaten Pessel saat ini adalah program yang lahir tiba-tiba.  Hal itu diungkapkan Benny melalui Channel YouTube Ra-Rudi Official dengan judul " [ Full] Alasan Gelora Mendukung Pasangan Ra-Rudi ", beberapa waktu lalu. Video lainnya: Menurutnya, Program yang ada di Pessel saat ini tidak pernah dijadikan bahan kampanye oleh Bupati terpilih pada 2015 lalu. "Bupati tidak pernah bilang mau bangun masjid terapung, pcc atau gedung-gedung," ujarnya. Baca juga:  Ini Alasan Benny Jovial Keluar dari PKS! Padahal Peluang PAW Sudah Diketahui Sebelum Bergabung dengan Gelora Ditegaskan, diwaktu kampanye pilkada 2015, Bupati terpilih hanya ingin mensejahterakan masyarakat. "Bupati hanya ingin mensejahterakan masyarakat. Jadi itu program yang muncul tiba-tiba" sambungnya. Baca jug...