Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Keunikan yang ada di Surantih

Gambar
Bila anda pendengar setia Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Padang, anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan daerah yang bernama "Surantih".  Surantih adalah satu dari dua belas nagari yang ada di Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan dan merupakan ibukota dari Kecamatan Sutera. Dikatakan , ada tradisi unik yang ada di surantih yaitu "Perang Pisang". Namun tahukah anda, apa saja hal unik yang ada di Surantih atau kecamatan Sutera? , Disini kami akan merangkumnya untuk anda. 1. Perang Pisang Perang pisang adalah sebuah tradisi yang dilakukan atas lahirnya sepasang bayi kembar, yang  berbeda jenis kelamin.  Perperangan ini hampir mirip dengan tawuran dua kampung, orang-orang saling melemparkan buah pisang  bukan hanya melibatkan orang dewasa tapi juga anak-anak. Seyogyanya perang ini adalah pilihan bagi keluarga ibu bayi yang menolak salah satu anak mereka dibesarkan secara terpisah oleh keluarga ayah atau disebut dengan induak bako. Mak...

Potensi Wisata Bahari Sumatera Barat

Gambar
Sebelum tuan- tuan lebih jauh membaca tulisan saya kali ini,terlebih dahulu saya ingin sampaikan bahwa tujuan saya menulis untuk tulisan kali ini adalah bukan untuk membanggakan kemajuan perkembangan wisata bahari yang telah dicapai oleh provinsi Sumatera Barat, yang ujung-ujungnya akan menyanjung keberhasilan pemimpinnya juga,namun faktanya dibalik semua itu  masih terdapat beberapa warisan destinasi wisata bahari Sumatera Barat yang masih dalam sengketa. Melainkan disini saya menulis tentang potensi wisata bahari di Sumatera Barat agar orang-orang di luar sana tahu bahwa Sumatera Barat memiliki destinasi wisata bahari sebagai warisan terindah dari yang Maha Kuasa yang tak kalah menakjubkan dari daerah-daerah nan menawan lainnya di Indonesia. Menyandang predikat sebagai negara maritim membuat Indonesia menjadi sorotan dunia karena kepemilikan yang tercatat berdasarkan data dari  Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum yaitu sebanyak 17.504 pulau.  Dengan luas perai...

Separuh Penduduk Pessel Penerima Bantuan Sosial

Gambar
(Ilustrasi : Bupati menyerahkan bantuan kepada masyarakat) Lebih dari Separuh masyarakat Pesisir Selatan pada tahun 2018  adalah penerima bantuan sosial. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesisir Selatan, Penerima Bantuan Sosial ada 265.162 penerima bantuan. Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Pessel  yang berjumlah 460.716 orang, maka persentase yang menerima bantuan sosial adalah  57,55 persen dari penduduk pesisir selatan. Baca juga:  IPM Pessel Menurun dan dibawah Rata-rata Provinsi Bila dibandingkan tahun 2017, penerima bantuan sosial tahun ini justru meningkat sebanyak 39.861 Penerima bantuan atau 8,28 persen. Bantuan sosial ini terdiri dari Penerima Bantuan iuran APBN (PBI APBN), Penerima Bantuan Iuran APBD (PBI APBD), Beras sejahtera (Rastra), Program Keluarga Harapan (PKH), Jaminan hidup cacat berat, dan Kelompok usaha bersama (KUBE). Baca juga:  Mengenal Permasalahan Sektoral Pesisir Selatan Dari...

IPM Pessel 2 tahun terakhir: Menurun dan dibawah Rata-Rata Provinsi

Gambar
(Bupati Pesisir Selatan) Indeks pembangunan manusia (IPM) Pesisir Selatan dalam dua tahun terakhir tidak pernah mencapai target dan selalu dibawah rata-rata Ipm provinsi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa,  IPM merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan rencana pembangunan jangka menengah suatu  daerah dalam upaya mewujudkan visi dan misi Kepala Daerah terpilih dalam satu periode. Baca juga : Empat Permasalahan Pokok di Pesisir Selatan Sebagaimana yang tertuang dalam Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pesisir Selatan 2016-2019 yang kemudian dikenal dengan Perda No. 8 Tahun 2018 tentang Perubahan Perda  Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah,  IPM Pessel ditargetkan pada tahun 2018 dan 2019 yakni sebesar 69,55 dan 70,07 .  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat , IPM Pessel pada tahun 2019 dan 2018 justru berada pada posisi 68,47 dan 69,40 yang artinya capaian ini tidak sesua...

Mempertanyakan ABS-SBK

Gambar
(Rumah Gadang ) Mungkin karena ilmu yang masih kurang di badan atau karena umur yang masih seumur jagung, hingga saat ini saya masih belum mengerti apa itu Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK). Sungguh, ini pengakuan yang jujur entah karena darah yang masih se tampuk pinang atau kurangnya khazanah pengetahuan di dalam diri ini, tapi walau bagaimanapun saya tidak berani mengatakan saya mengerti, nanti di takutkan saya menjadi orang yang sok tahu, padahal itu belum bisa saya pahami secara penuh. Baca juga:  Mengenal Karakteristik Daerah di Sumatera Barat Dimana saya berdiri di ranah Minang ini, selalu ada orang yang berujar "Falsafah kita adalah ABS-SBK". Bahkan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih 2016-2021 yaitu " meningkatkan tata kehidupan yang harmonis, agamais, beradat dan berbudaya, berdasarkan falsafah ABS-SBK " . Timbul keheranan dalam diri bila itu semua berdasarkan ABS-SBK , lalu bagaimana dengan daerah lain s...

Gambaran Umum Kondisi Geografi dan Demografi Kabupaten Solok

Gambar
(Peta kabupaten Solok) Geografi Secara geografis Kabupaten Solok berada pada posisi 01°20’27’’ 01°21’39” Lintang Selatan, 100°25’00” - 100°33’43” Bujur Timur dengan luas 373.800 Ha (3.738.00 Km2) dan batas-batas wilayah sebagai berikut : 1. Sebelah utara berbatasan dengan      Kabupaten Tanah Datar;  2. Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Solok Selatan;  3. Sebelah barat berbatasan dengan    Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota  Padang; dan  4. Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawah Lunto. Secara administratif Kabupaten Solok terbagi dalam 14 kecamatan, 74 Nagari dan 414 Jorong. Kecamatan yang memiliki nagari terbanyak adalah Kecamatan IX Koto Sungai Lasi dan Kecamatan X Koto Diatas masing-masing memiliki 9 nagari, sedangkan kecamatan dengan jumlah nagari terkecil terdapat di Kecamatan Pantai Cermin, Kecamatan Danau Kembar dan Kecamatan Junjung Sirih masing-masing hanya memiliki 2 nagar...

Mengenal Permasalahan Sektoral Pesisir Selatan

Gambar
(Objek Wisata Mandeh) Terwujudnya Masyarakat Pesisir Selatan yang Mandiri, Unggul, Agamis dan Sejahtera yang merupakan visi kepala daerah terpilih rupanya tidak akan berjalan dengan mudah. Pasalnya, terdapat beberapa permasalahan dan kendala dalam pembangunan yang sifatnya strategis dalam penyelenggaraan urusan pemerintah daerah. Seperti yang tertuang didalam Perubahan RPJMD Pessel 2016-2021 yang kemudian dikenal dengan  Peraturan Daerah Pesisir Selatan Nomor 8 Tahun 2018, Permasalahan tersebut antara lain: Baca juga:  Empat Permasalahan Pokok di Pesisir Selatan a.    Urusan Pendidikan Untuk urusan pendidikan, saat ini masih menghadapi tantangan berupa belum tuntasnya program Wajib Belajar (Wajar) 9 tahun yang terindikasi dari rata- rata lama sekolah masih 8,13 tahun. Selain itu, akses terhadap layanan pendidikan masih belum terwujud secara maksimal yang terindikasi dari Angka Partisipasi Sekolah (APS) 13-15 tahun masih 90,18%. Dengan demikian masih...

Empat Permasalahan Pokok di Pesisir Selatan

Gambar
(Bupati dan Wakil Bupati Pessel 2016-2021) Kepala daerah terpilih pada Pilbup Pessel  2016-2021, H. Hendrajoni, SH, M.H, dan Drs. Rusma Yul Anwar M. Pd,  mempunyai visi " Terwujudnya Masyarakat Pesisir Selatan yang Mandiri, Unggul Agamis dan Sejahtera" tatkala yang bersangkutan hendak mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Visi ini dimaknai pula sebagai pengejawantahan atas janji politik kepala daerah dimaksud kepada masyarakat di wilayahnya. Baca juga:  Potensi Wisata di Pesisir Selatan Realisasi janji politik ini disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pessel 2016-2021, Namun tahukah anda dalam membangun Pesisir Selatan sesuai dengan visi yang diusung Kepala daerah terpilih, Pesisir Selatan justru dihadapkan pada 4 masalah pokok. Apa saja 4 permasalahan pokok yang tengah dihadapi oleh Pesisir Selatan itu  ?  Sebagaimana tertulis dalam Perubahan Rpjmd Pessel 2016-2021, Permasalahan itu adalah : 1. Rendahnya d...

Sungai di Pesisir Selatan

Gambar
(Batang Tarusan di Pesisir Selatan) Pesisir Selatan memiliki 22 sungai besar dan sungai kecil yang merupakan bagian dari sistem jaringan sungai yang dipengaruhi oleh kondisi topografi dan struktur fisiografi yang terpapar dari timur ke barat. Rata-rata sungai yang berada di Pesisir Selatan hulunya berasal dari Kabupaten Solok Selatan dan kawasan  HutanSuaka Alam Wisata (HSAW) serta Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dengan debit rata-ratanya 29,696 m3/dtk (tahun 2008) dengan luas 6.232,02 km2. Baca juga:  Potensi Wisata di Pesisir Selatan Selain dari sungai sebagai sumber daya air, potensi ketersediaan air tanah cukup memadai, yaitu 9.420,44 juta m3. Batang Tarusan merupakan Sungai terpanjang dengan panjang aliran sungai 437 km yang melalui Kecamatan Koto XI Tarusan. Sedangkan sungai terpendek adalah Batang Painan dengan panjang aliran sungai 13,61 Km yang melalui Kecamatan IV Jurai. ( Sumber: Pesisir Selatan dalam angka, 2017) (

Potensi Wisata di Pesisir Selatan

Gambar
( Carocok, Painan ) Pariwisata merupakan sektor andalan Kabupaten Pesisir Selatan yang akhir-akhir ini mendapat perhatian lebih oleh pemerintah pusat maupun daerah. Hal ini guna mendukung amanat Nawacita RPJMN 2015-2019, yaitu membangun dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan dengan dimensi pembangunan sektor unggulan pariwisata. Baca juga:  Ibukota Kecamatan di Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Selatan yang baru saja keluar dari daerah tertinggal, menyadari  besarnya potensi dan perlunya pengelolaan pariwisata yang baik. Sesuai dengan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2015-2025, bahwa secara, perwilayahan destinasi pariwisata dibagi menjadi 4 (empat) destinasi utama pariwisata kabupaten (DUPK), seperti terlihat pada tabel dibawah ini. (Sumber: Rencana induk pembangunan kepariwisataan kab. Pesisir Selatan tahun 2015-2025)  Baca juga:  Sun...

Wilayah yang Rawan Bencana di Sumatera Barat

Gambar
Posisi Sumatera Barat yang terletak dekat dengan pertemuan lempeng Indo-Australia dan Euro Asia di Samudera Hindia sebelah barat Mentawai serta dilalui jalur patahan Semangka dari Solok Selatan sampai Pasaman sangat rentan terhadap bencanag gempa bumi dan tsunami. Selain itu wilayah Sumatera Barat mempunyai jenis tanah yang mudah longsor. Baca juga :  Mengenal Karakteristik Daerah di Sumatera Barat Tabel dibawah ini  memperlihatkan wilayah daerah rawan bencana. (Tabel Daerah rawan bencana) Keterangan : 1. Menengah – Tinggi : Daerah yang mempunyai potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah, banjir, dan longsor. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah, banjir dan longsor jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan, maka pergerakan tanah yang lama dapat aktif kembali. 2. Menengah : Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gera...

Mengenal Karakteristik Daerah di Sumatera Barat

Gambar
(Sumatera Barat) Sumatera Barat berdasarkan letak geografisnya tepat dilalui garis khatulistiwa (garis lintang nol derajat) tepatnya di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Karena itu Sumatera Barat mempunyai iklim tropis dengan rata-rata suhu udara 25,78˚C dan rata￾rata kelembaban yang tinggi yaitu 86,67% dengan tekanan udara rata-rata berkisar 994,69 mb. Baca juga:  Wilayah Rawan Bencana di Sumatera Barat Pengaruh letak ini, maka menurut ketinggiannya, wilayah di Provinsi Sumatera Barat sangat bervariasi mulai dari dataran rendah di pantai dengan ketinggian 0 m hingga dataran tinggi (pegunungan) dengan ketinggian > 3000 m di atas permukaan laut (dpl).  Luas areal yang mempunyai ketinggian 0 sampai 100 m dpl meliputi 1.286.793 ha (30.41%), daerah dengan ketinggian 100 – 500 m dpl mencapai 643.552 ha (15,21%), antara 500 – 1.000 m dpl seluas 1.357.045 ha (32,07%), antara 1.000 – 1.500 m dpl terdapat 767.117 ha (18,13%), daerah dengan ketinggian 1.500 – 2.00...

Ibukota Kecamatan di Pesisir Selatan

Gambar
(Peta Pesisir Selatan dilihat dari Google Maps) Tahukah Anda ada berapa kecamatan di pesisir selatan? Lalu apa saja ibukota kecamatan di pesisir selatan tersebut? Yuk kita simak! Berdasarkan administrasi, Kabupaten Pesisir Selatan terbagi ke dalam 15 wilayah Kecamatan dengan 182 Nagari. Kecamatan pertama adalah Kecamatan yang berada diujung selatan pesisir selatan yang langsung berbatasan dengan kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kecamatan itu ialah Kecamatan Silaut yang beribukota kan Silaut. Baca juga:  Potensi Wisata di Pesisir Selatan Selanjutnya ada Kecamatan Lunang, Kecamatan ini merupakan hasil pemekaran Kecamatan Lunang Silaut. Kecamatan Lunang sendiri beribukota di Lunang. Sedikit ke Utara ada Kecamatan Basa Ampek Balai tapan. Kecamatan ini beribukota di Tapan. Selanjutnya ada Kecamatan Ranah IV Hulu Tapan yang beribukota di  Pasar Beriang. Inderapura, siapa yang tak kenal dengan Inderapura? Inderapura merupakan ibukota dari Kecamatan Pancung So...